Spread the love

  Yogyakarta, 22 Januari 2024 – Tim dosen dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta menggelar pelatihan pengelolaan zakat bagi amil Lazismu Ciamis dalam Program Pengabdian Masyarakat. Ketua Tim Pelaksana Pelatihan, Andy Putra Wijaya, S.E.I., M.S.I., menjelaskan bahwa tim yang terdiri dari satu ketua dan lima anggota berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif kepada Lazismu Ciamis. Anggota tim pelaksana terdiri dari Amrullah, S.E.I., M.A., Fitria Nurma Sari, S.E., M.SEI., Hilma Fanniar Rohman, S.E., M.E., Sheraton Pawestri, S.Kom., M.Cs., dan Yasir Marzuqi, M.Pd.

Selain tim inti, mahasiswa juga turut ambil bagian dalam kegiatan ini sebagai bagian dari implementasi pembelajaran di kampus. Kelima mahasiswa yang terlibat dalam pelatihan ini adalah Robby Darwis, Pina Tarbiatul Hasanah, Amelia Putri Darwiyani, Riponi Sukma Ayu, dan Puji Winahyu. Pada kegiatan tersebut, Amrullah, S.E.I., M.A. selaku perwakilan Dosen Perbankan Syariah UAD sekaligus anggota dosen pelaksana PkM memberikan sambutan dalam acara ini. Beliau menyampaikan terima kasih kepada Lazismu Ciamis sebagai mitra pengabdian dan berharap untuk menjalin kerjasama berkelanjutan tidak hanya dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Amrullah juga menambahkan bahwa pelatihan amil ini diselenggarakan dalam dua sesi, di mana sesi pertama dilakukan secara daring dengan penyampaian tiga materi, dan sesi kedua dijadwalkan akan berlangsung secara langsung di Ciamis pada bulan Februari dengan penyajian tiga materi tambahan.

Ketua Tim Program Pengabdian kepada Masyarakat, Andy Putra Wijaya, S.E.I., M.S.I., menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah membentuk amil LazisMU Ciamis agar lebih profesional, akuntabel, dan transparan. Pelatihan ini memberikan dasar kompetensi dan motivasi kepada amil untuk memahami aturan dan dasar hukum dari perspektif fiqh dan hukum positif. Selain itu, mereka diajarkan teknik penyusunan program dan pemasaran, serta pengelolaan blog dan media sosial.

Setelah berlangsungnya Program Pengabdian kepada Masyarakat ini, Mochamad Isa Noralamsyah, manajer di Lazismu Ciamis, mengungkapkan bahwa para pegawai, khususnya yang bertugas sebagai amil, merespon positif terhadap kegiatan ini. Para amil Lazismu Ciamis menunjukkan antusiasme dalam menyimak materi yang disampaikan oleh tiga pembicara, serta semangat dalam mengajukan pertanyaan dan studi kasus yang relevan dengan kondisi lapangan.

Isa menyatakan, “Dampak terbesar yang saya rasakan sebagai manajer Lazismu adalah pemahaman yang lebih baik oleh para amil tentang strategi pemasaran untuk mendapatkan donatur baru dan usaha yang diperlukan untuk mempertahankan dan memberikan pelayanan maksimal kepada donatur tetap Lazismu Ciamis. Wawasan mereka semakin terbuka, dan saya berharap pelatihan ini menjadi motivasi untuk menjadi amil yang profesional dan berkontribusi besar dalam memajukan Lazismu Ciamis.”

Harapannya, melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat ini, amil Lazismu Ciamis dapat lebih efektif dalam mengelola zakat, memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, dan menciptakan tata kelola yang lebih baik dalam penyaluran dana zakat.

 

Sumber: M. Isa A