Spread the love

Banyumas – Yayasan Masyarakat Indonesia Sehat sukses menyelenggarakan Workshop Nasional Kesehatan: Tatalaksana Disfungsi Ereksi Perspektif Medis, Herbal, dan Farmasi pada Sabtu, 28 Desember 2024. Acara yang berlangsung secara daring melalui Zoom ini diikuti oleh 253 peserta dari berbagai profesi kesehatan, termasuk dokter, apoteker, tenaga vokasi farmasi, hingga mahasiswa.

Acara ini tidak hanya menghadirkan materi berbobot, tetapi juga memberikan pengalaman belajar interaktif yang sangat diapresiasi oleh para peserta. Sebagai salah satu kegiatan yang terakreditasi dengan 5 Satuan Kredit Profesi (SKP), workshop ini membekali peserta dengan wawasan komprehensif untuk menangani disfungsi ereksi (DE) secara holistik.

Workshop ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang DE, yang merupakan masalah kesehatan umum pada pria dengan prevalensi meningkat seiring bertambahnya usia. Gangguan ini tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental dan kualitas hidup pasien. Peserta diajak untuk memahami pentingnya kolaborasi multidisiplin dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pasien.

Acara ini mendapat respons yang sangat positif dari para peserta. Apt. Dwi Yana Nur Rakhman, S.Farm, mengatakan, “Semoga tetap istiqomah dalam menyelenggarakan webinar dan workshop dengan harga yang terjangkau untuk menambah keilmuan kami semua mengenai semua hal yang berhubungan dengan kesehatan.”

Komentar serupa disampaikan oleh apt. Zaky Romadhona, SH, yang berharap kegiatan edukasi semacam ini terus dilanjutkan. “Tetap semangat dan konsisten memberikan informasi kepada sejawat dan tenaga kesehatan Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, dr. I Made Dharmayukti menilai workshop ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kompetensi di lapangan. “Semoga semakin sering diadakan dengan topik-topik yang relevan,” katanya.

Apt. Dra Titik Herawati juga menyebutkan bahwa topik yang diangkat sangat menarik dan bermanfaat untuk praktik sehari-hari.

Ketua Yayasan Masyarakat Indonesia Sehat, apt. Lukman Hakim, S.Farm., M.Biomed menyampaikan rasa terima kasih atas antusiasme para peserta. “Kesuksesan acara ini tidak lepas dari partisipasi aktif peserta yang luar biasa. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan edukasi yang relevan bagi tenaga kesehatan di Indonesia,” ujarnya.

Dengan melibatkan berbagai profesi kesehatan, workshop ini berhasil membangun pemahaman lintas disiplin dalam penanganan disfungsi ereksi. Materi yang disampaikan tidak hanya bermanfaat untuk meningkatkan kompetensi peserta, tetapi juga mendorong kolaborasi yang lebih baik dalam dunia medis dan farmasi.

Melihat keberhasilan ini, Yayasan Masyarakat Indonesia Sehat berencana menggelar workshop serupa di masa depan dengan tema yang tak kalah menarik. Acara ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara profesi kesehatan dapat menciptakan solusi yang lebih baik bagi masyarakat.

Dengan pendekatan medis dan herbal yang saling melengkapi, workshop ini berhasil menghadirkan pandangan baru dalam tatalaksana disfungsi ereksi yang profesional dan holistik.