Pesahangan 24-1-2025. Pada hari pertama pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Pesahangan, para mahasiswa sangat antusias dan bersemangat untuk terlibat langsung dalam kegiatan masyarakat desa. Kegiatan hari pertama KKN yaitu “Jumat Bersih”. Kegiatan tersebut memberikan gambaran yang jelas tentang pentingnya partisipasi aktif semua pihak dalam pembangunan desa.

Jumat Bersih: Menumbuhkan Kepedulian Terhadap Lingkungan
Kegiatan “Jumat Bersih” adalah sebuah program yang telah menjadi kebiasaan di Desa Pesahangan. Setiap Jumat, warga desa berkumpul untuk membersihkan lingkungan sekitar, mulai dari jalanan, saluran air, hingga area-area umum lainnya. Program ini bertujuan untuk menjaga kebersihan dan keindahan desa, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya lingkungan yang sehat.
Sebagai mahasiswa KKN, kami diberi kesempatan untuk bergabung dengan warga desa dalam melaksanakan kegiatan ini. Meskipun cuaca pagi itu cukup terik, semangat gotong royong yang terpancar dari warga desa sangat terasa. Kami membersihkan sampah-sampah yang berserakan di sepanjang jalan, mencabut rumput liar, dan menata fasilitas umum agar lebih nyaman digunakan.
Kegiatan ini bukan hanya sekadar membersihkan lingkungan fisik, tetapi juga mengajarkan kami tentang pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari budaya lokal. Kami juga belajar bahwa kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau individu saja, tetapi merupakan upaya kolektif yang harus dijaga bersama-sama.
“Kegiatan KKN ini bukan hanya menjadi kesempatan bagi kami untuk mengaplikasikan ilmu yang telah kami pelajari di bangku kuliah, tetapi juga untuk belajar langsung dari kehidupan masyarakat desa. Kami berharap kegiatan-kegiatan yang kami lakukan selama KKN dapat memberikan manfaat yang nyata, baik bagi masyarakat desa Pesahangan maupun bagi perkembangan kami sebagai individu yang lebih peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar”, tutur Koordinator Mahasiswa Desa Pesahangan M. Yahdi Urfan.
Pada hakikatnya, KKN adalah sebuah bentuk pengabdian yang mengajarkan mahasiswa untuk lebih menghargai dan mencintai kekayaan budaya serta potensi lokal yang ada di sekitar kita.
“Sebagai mahasiswa, kami tidak hanya datang untuk memberi, tetapi juga untuk belajar dan merasakan langsung dinamika kehidupan di desa. Kami percaya bahwa bersama-sama, kita bisa memberikan dampak yang lebih baik bagi masa depan desa ini”, ujar Bunga tutupnya.
Oleh:
Kelompok 44 Desa Pesahangan Cimanggu
KKN Universitas Peradaban – Bumiayu Brebes

