Tegal, 10 Februari 2024 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Peradaban melaksanakan penyuluhan dan pembagian bibit Tanaman Obat Keluarga (TOGA) pada Ibu-ibu PKK di Desa Rajegwesi, Kec. Pagerbarang Kab. Tegal pada hari Sabtu, 10 Februari 2024. Kegiatan ini merupakan program kerja dari Pilar Kesehatam KKN Universitas Peradaban di Desa Rajegwesi. Sasaran penyuluhan tersebut merupakan 25 orang Ibu-ibu PKK dari POKJA 1 sampai 4.
Tanaman Obat Keluarga (TOGA) adalah tanaman hasil budidaya rumahan yang memiliki potensi sebagai obat alami. Pada hakekatnya sebidang tanah baik dihalaman rumah,kebun ataupun ladang yang digunakan untuk membudidayakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan, dan selanjutnya dapat disalurkan kepada masyarakat.
TOGA sendiri memiliki beberapa manfaat diantaranya obat tradisional, melestarikan tanaman yang diwariskan oleh leluhur, dan dijadikan komoditas perdagangan untuk menambah penghasilan.
Indonesia memiliki berbagai jenis tanaman obat herbal, diantaranya kencur, jahe merah, lengkuas, temulawak, serai dapur, kunyit, kemangi, daun salam dan lainya. Pemanfaatan tanaman obat keluarga bervariasi, mulai dari daun, kulit batang, buah, biji, hingga bagian akar. Pengolahan tanaman obat dapat dijadikan jamu, Obat Herbal Terstandar (OHT), dan Fitofarmaka. Alternatif pengobatan mandiri adalah upaya individu dalam mengenali gejala atau penyakit serta dapat memilih obat untuk menyembuhkan penyakit. Masyarakat yang sering pengobatan sendiri dengan menggunakan jamu. Salah satu ramuan yang digunakan untuk menurunkan batuk dan pilek Jahe 3 ibu jari, Sereh 3 ibu jari, Gula merah/Jawa secukupnya, Air 3 cangkir. Cara pembuatan campur semua bahan lalu direbus hingga mateng. Cara penggunaan air rebusan tersebut diminum untuk 3 kali, pagi, siang, dan malam.
Selain penyuluhan, kegiatan yang dilakukan Tim KKN Universitas Peradaban yaitu melakukan pembagian bibit tanaman obat sebagai Langkah awal masyarakat Desa Rajegwesi untuk membudidayakan tanaman obat keluarga.

Kegiatan penyuluhan dari Tim KKN Universitas Peradaban dengan harapan masyarakat Desa Rajegwesi menyadari pentingnya TOGA sebagai Upaya alternatif pengobatan mandiri, serta diharapkan mulai menerapkan budidaya tanaman obat keluarga (TOGA).

